jump to navigation

Tetap Bersemangat 5 Agustus 2007

Posted by garinps in Renungan.
trackback

Roma 12:11 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.
“Roh” (kata roh dengan awal kata huruf kecil) kadang-kadang diartikan dengan energi. Didalam Alkitab Perjanjian Lama kita bisa membandingkan bagaimana manusia mendapat tiupan napas yang menghidupkan dari Allah. Sehingga kita bisa membedakan antara manusia dengan mahluk lainnya adalah manusia mendapat tiupan napas kehidupan dari Allah. Tidak ada penjelasan lainnya menyangkut mahluk lain seperti hewan apakah mereka memiliki roh ataukah tidak, yang jelas manusia mendapat tiupan napas kehidupan dari Allah.
Didalam perjanjian baru, hidup orang Kristen selalu dinyatakan memiliki roh yang telah diperbaharui. Secara iman kita meyakini bahwa kehidupan manusia telah kehilangan kemuliaan Allah (mati), sehingga rohani kita sebenarnya adalah rohani yang telah terputus dengan aliran kehidupan, tetapi setelah kematian dan kebangkitan kristus roh kita telah menjadi baru (lahir baru). Kita telah diperbaharui lagi, didalam Tuhan Yesus, darah-Nya telah memperbaharui kehidupan kita, sehingga saat ini setiap orang yang percaya didalam nama Yesus memiliki kehidupan yang baru. Apa arti dari hidup baru, artinya kita telah meninggalkan kehidupan lama, kehidupan dengan ikatan kuasa iblis yang telah menjerat kehidupan kita telah dilepaskan-Nya dan hidup kita saat ini menjadi milik Kristus. Ibarat seorang yang baru sembuh dari penyakit yang berat dimana paramedis telah menetapkan bahwa jadwal kehidupan kita tinggal beberapa waktu lagi, akan tetapi ternyata orang tersebut bisa melewati cengkeraman maut dan memasuki kehidupan yang baru. Tentunya orang tersebut tidak lagi akan mengikuti pola hidup sebelum ia sakit, jika pada waktu sebelumnya hidupnya tidak teratur, sekarang harus memelihara kesehatannya agar kesehatannya menjadi lebih pulih sempurna.
Kondisi tubuh fisik kita yang lemah sebenarnya menggambarkan situasi dari rohani yang tidak sehat. Tuhan Yesus selalu menyebutkan penyembuhan seseorang adalah penyembuhan secara rohani dimana sumber energi Illahi telah dipulihkan kembali. Tanpa energi tersebut seseorang tidak mampu menjalani kehidupan secara utuh, sebab kehidupan rohaninya terganggu. Hanya Dialah sumber energi tersebut yang memberi kehidupan bagi mahluk yang ada di jagat alam ini.
Ayat bacaan kita mengingatkan kepada semua akan beberapa hal :
1. kerajinan kita agar tidak kendor.
2. roh tetap menyala-nyala
3. tetap melayani Tuhan
Sebenarnya kerajinan kita tidak kendor dan roh tetap menyala-nyala mengandung makna yang sejajar, kita diingatkan untuk tetap bersemangat dan tidak malas untuk melayani Tuhan.
Sumber dari aktivitas yang sehat sebenarnya berasal dari rohani yang sehat. Ada istilah olah raga didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Tanpa jiwa yang sehat tentu tidak mungkin tubuh kita akan sehat, tanpa rohani yang sehat tentu kita tidak memiliki semangat yang tinggi. Dari bacaan diatas firman Tuhan mengajarkan kita agar selalu menjaga rohani kita sehingga semakin sehat, rohani yang sehat akan selalu mendorong kita untuk melayani Tuhan dan melayani sesama.
Pertanyaan sekarang ini bagaimana kita bisa bersemangat dan roh tetap menyala-nyala jika kondisi saat ini rohani kita tidak sehat. Sebenarnya ada hal yang kita lupa bahwa jika hidup kita telah menjadi milik Kristus, kita juga telah di perlengkapi dan dianugrahkan Roh Kudus. Roh Kudus itulah yang membakar hidup kita agar hidup kita bersemangat dan menyala-nyala serta tetap bersemangat melayani Tuhan. Roh itulah yang mendorong kehidupan kita menjadi lebih terarah, Ia mengajarkan kita tentang kebenaran dan mengarahkan kita pada hal-hal yang menjadi kehendak Allah.
Sehingga kita bisa menilai diri sendiri apakah kita telah memiliki rohani yang sehat. Rohani yang sehat ibarat tubuh yang selalu mendapat makanan rohani yang baik pula. Kita tidak mungkin memiliki rohani yang sehat jika tidak pernah membaca dan merenungkan firman Tuhan. Kita tidak mungkin memiliki rohani yang sehat jika kita tidak pernah bertobat dan memohon pemulihan dari Tuhan. Kita tidak mungkin memiliki rohani yang sehat jika kehidupan kita selalu melawan kehendak-Nya dan selalu berbuat dosa. Rohani yang sehat selalu merindukan Tuhan karena makanannya hanyalah firman Tuhan, tanpa itu kita tidak akan sehat. Rohani yang sehat akan selalu didukung oleh tuntunan Roh Kudus, dengan tuntunan Roh Kudus kita akan bersemangat setiap hari untuk mencari kebenaran-Nya, melayani sesama manusia. Amin.
Palu, Juni 2007

Komentar»

1. melesat.com - 23 Oktober 2007

Syalom,

Salam kenal dari melesat.com (direktori Kristen). Kontent blog anda bisa menjadi berkat bagi banyak orang. Kami masukan link blog ini ke http://www.melesat.com.

Terimakasih, selamat melayani. Tetap bersemangat!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: