jump to navigation

Pertanyaan Tentang Meko 18 Juni 2007

Posted by garinps in Umum.
trackback

Garinps :

Seorang saudara bernama Ferdi dengan alamat dibawah mengirimkan komentar yang mungkin berlainan dengan komentar lainnya . Kami terus terang tidak memblokir tulisan yang bersangkutan, sebab mesin WordPress secara otomatis mengganggap tulisan yang bersangkutan adalah spam. Untuk menghormati ide dan keyakinan Sdr. Ferdi saya membuka komentarnya pada bagian lain …

—————–

Syaloom….

Selama ini saya hanya mendengar cerita mengenai meko dari mulut ke mulut, dan tepat kemaren malam saya ketemu teman saya yang baru pulang dr sana mengantar bapaknya yg telah lama mengalami kelumpuhan.

saya menanyakan bagaimana cerita yg sebenarnya dan bagaimana suasana di daerah tersebut. Dan menurut cerita teman saya itu selama dia disana dia menemukan banyak sekali kejanggalan2 menurut akal sehat dia dgn tetap berpegang kepada firman Tuhan, seperti dilarang mengambil gambar menggunakan handycam, camera dan HP, yang berambut pirang (di cat) tidak akan dilayani, dan sang ibu tersebut yg dijuluki ibu bidan beberapa kali menyuruh jemaat yg datang untuk pulang karena disinyalir masih memiliki banyak masalah dalam artian belum suci kali…..

satu ketika teman saya itu penasaran dgn larangan mengambil gambar ditempat itu, maka dia menyuruh kakaknya untuk memotretnya menggunakan camera pocket, tp seketika itu beberapa orang termasuk pengikut dr sang Dokter kecil (selvin)ditempat tersebut melarang, katanya jangan mengambil gambar di tempat ini kecuali anda ingin merasakan akibatnya nanti. dan karna masih penasaran juga teman saya itu tetap mengambil gambar suasana ditempat itu dr balik dinding tembok disekitar tempat tersebut dan.. apa yg terjadi? gambarnya muncul di HP dan tidak ada sesuatu yg ditanggung teman saya itu kecuali ongkos cetak kalau dia mau cetak!

Lanjut teman saya juga mengatakan ketika mengikuti ibadah penyembahan itu dia tidak menyaksikan sesuatu yg luar biasa yang selama ini banyak dia dengar dr orang2 seperti orang buta yang langsung melihat, orang lumpuh yang langsung bisa berjalan dll. dia hanya menyaksikan bagaimana ibu bidan tersebut mengatakan kepada pasien yg lumpuh kalau kamu sudah sembuh tp kenyataannya berdiri saja orang lumpuh itu masih dipapah. dan sering terlihat kalau ibu bidan itu marah2 ketika melihat suasana yg keliatan kurang enak dimatanya. (saya tdk tau suasana apa yg dimaksudkan) katanya “Tolong mengerti kami, pekerjaan ini tidak mudah, kami telah ditunjuk langsung oleh Tuhan untk mengemban tugas ini” (mungkin tugas penyembuhan yg dimaksudkan).
konon kabarnya talante atau mujizat yg di berikan Tuhan Yesus kepada anak kecil itu sudah diturunkan kepada Ibunya. dan anak kecil itu lebih lebih banyak melakukan perjalanan ke luar propinsi untuk melayani panggilan2 orang2 kaya yg mampu membayar seluruh akomodasi Team yg berangkat.

pokoknya banyaklah cerita yg saya dapat dr teman saya itu, dan saya sempat bertanya dalam hati saya…

Benarkan ibu (ibu bidan) dan anak kecil (selvin/dokter kecil) itu betul2 orang yang di tunjuk oleh Tuhan kita Yesus Kristus untuk mengemban tugas penyembuhan itu? saya teringat dgn cerita di Alkitab tentang nabi/mesias-mesias palsu yang akan muncul di akhir jaman….

Kenapa Ibu itu memilih2 orang yg akan dia sembuhkan? seperti yg berambut pirang tdk dilayani, org yg bermasalah disuruh pulang dll. Apakah Tuhan Yesus pernah memilih2 orang untuk dia sembuhkan? sementara orang berdosa saja doanya didengarkan. Kenapa ibu itu tidak menyembuhkan (mendoakan) orang pirang atau org yg dia anggap masih mempunyai masalah itu sambil lalu memberikan ayat2 atau firman Tuhan yg melarang orang berambut pirang atau bagaimana menyelesaikan masalah yg sedang dialaminya? itu kan lebih bijak…. dibanding menyuruhnya pulang, tidakkah Ibu bidan itu tau begaimana orang itu bisa sampai ke Meko, dr mana asalnya, bagaimana niatnya untuk sembuh dll.

Kenapa orang dilarang untuk mengambil gambar di tempat itu? kenapa tempat itu tiba2 dikeramatkan? bukankah semakin banyak gambar yang beredar maka dengan itu kita telah melakukan amanat dari Tuhan Yesus untuk menyebarkan namanya keseluruh penjuru dunia, dengan kata lain apabila gambar itu beredar luas dan ditonton semua orang maka akan semakin banyak orang2 yg jauh dari Tuhan akan datang untuk mencari DIA?

Kenapa si anak (selvin/Dokter kecil) tidak melayani orang2 yang datang ke Meko, yang mengganjal justru anak kecil itu menyanggupi panggilan dari luar kota bahkan antar propinsi dgn syarat akomodasi ditanggung oleh orang yg memanggilnya. bukanka ini sudah mengarah ke bisnis? lebih mulia mana melayani ribuan orang yg sudah datang jauh2, yang sungguh2 ingin menyaksikan kemualiaan Tuhan dibandingkan melayani 1 orang hanya karena dia mampu menanggung seluruh akomodasi.

Sekali lagi saya belum pernah menyaksikan langsung mujizat Tuhan yg terjadi di Meko, saya hanya mendengar cerita dr orang2 dan cerita dr teman saya yg pernah kesana.

Saya tidak pernah meragukan kekuasaan dan mujizat-MU yah Bapa, tetapi ijinkan dan berikan saya IMAN untuk bisa mengkaji segala sesuatu yg terjadi di dunia ini. Amin

http://ferdy.myinfo.ws/

Komentar»

1. hendrik - 20 Juni 2007

Kalau memang anda mendengar dari teman2nya yg sdh pernah kesana (Meko), jangan langsung mengambil kesimpulan yg negatif tanpa ada fakta. Sebab yg saya dengar juga lain dlm arti bahwa Selvin tdk mau dipanggil oleh siapapun u/ penyembuhan. Jadi kalau memang mau tahu yang sebenarnya coba kesana buktikan. Berbahagialah orang yang tidak melihat namun percaya.
GBU

2. Goliath menggeliat - 21 Juni 2007

Mukjizat YESUS,
Bukan hanya bisa terjadi di Meko, Bitung, Toraja dlsb. Mukjizat itu apapun bentuknya sepanjang itu adalah kebenaran, why not ??
Kacamata kita manusia memang tidak pernah bisa menterjemahkan karya TUHAN YESUS secara benar bila kita tidak beriman sepenuhnya.
Demikianpun bila itu adalah karya2 palsu maka TUHAN juga tidak akan tinggal diam.
Lantas, apa yang harus kita ragukan?
Dirumah kita sendiri sering terjadi keajaiban, dalam kehidupan kita juga sering terjadi keajaiban tetapi manusia sering menganggap itu adalah upaya murni dia sebagai bentuk betapa egoisnya manusia.
Kemudian timbul pertanyaan, Dimana kita meletakkan TUHAN YESUS dalam kehidupan kita?
Saya adalah orang yang baru beberapa tahun mengimani KRISTUS tetapi setiap langkah, baik atau buruk saya menganggap itu adalah mukjizat. Betapa tidak ?? apabila kita melakukan sesuatu yang baik, kita harus menganggap itu juga karya NYA. Bila kita juga melakukan hal buruk, itu juga karyanya. Mengapa? TUHAN menegur kita dengan hal2 yang buruk agar kita sadar bahwa yang kita lakukan adalah tidak berkenan untukNYA sehingga kita harus menghindari sebagai upaya menunjukkan kecintaan kita pada YESUS.
Meko adalah fenomena, sperti halnya Bitung, Toraja dlsb. Tinggal bagaimana kita sebagai orang beriman menyikapinya dengan bijak dan sesuai keIMANan kita.
Puji TUHAN !!!

3. Toto' Toraya - 25 Juni 2007

Dear all,
Terima kasih banyak yang memperhatikan kisah-kisah anak Adam belakangan ini. Saya tertarik dengan komentar Ferdi. Saya kira teman-teman yang tidak setuju dengan dia boleh-boleh saja tetapi hendaknya ini di lihat sebagai salah satu kemungkinan. Logika adalah karunia Tuhan juga sehingga tidak berlebihan kalau kita selalu menggunakannya.
Sembuh?????
Sebuah pertanyaan yang perlu disimak. Apa yang dimaksud dengan sembuh. Saya telah melihat langsung proses penyembuhan di BPS Gereja Toraja yang begitu banyak orang mengaminkan bahwa begitulah proses yang terjadi di Meko. Saya menjadi bingung, karena orang yang diklaim sebagai orang yang telah sembuh kenyataannya tidak sembuh tetapi hanya sedikit bersemangat dan setelah proses itu selesai mereka kembali ke keadaan awal. Saya telah membuat konfirmasi kepada belasan orang yang disebut sembuh. Katanya, si Anu yang bisu tuli bisa berbicara setelah dicek ternyata bohong besar. Perlu juga disadari bahwa tanpa sadar kita telah ikut bersaksi palsu dengan memblow up semua kata orang. Sekali lagi tolong di konfirmasi ke orang yang telah dinyatakan sembuh. Tidak cukup dengan membaca tabloid. Saya kira di tempat anda mungkin ada orang yang dinyatakan sembuh, tolong lihat langsung ke tempat orang tersebut benarkah seperti yang diberitakan. Kalau orang bisu bisa mengatakan “Yesus”, apakah itu berarti dia sembuh. Oh…. no… ini sungguh keliru. Saya tidak usah berteori tetapi mungkin anda pernah menonton TV tentang anaknya Dewi Yull yang sudah menikah. Bukankah dia bisa berbicara? tetapi sekali lagi dia tidak sembuh tetapi hanya karena latihan. Apa lagi kalau hanya satu kata saja. Itu sih gampang banget. Tidak perlu keajaiban, hanya butuh latihani.
Saudara-saudara,
Tidak lah berdosa berbeda dalam persoalan Meko tetapi jangan sampai berbeda dalam soal pemahaman tentang Yesus sang Juru slamat. Saya kira itu yang penting.
Banyak hal yang sebetulnya fenomena alam biasa tetapi karena keterbatasan pengetahuan kita atau karena sudah telanjur terobsesi maka kejadian itu seolah-olah menjadi kejadian yang luar bisa.
Sebuah kejadian terjadi tidak harus memilih bahwa itu karena Iblis atau karena Malaekat. Mungkin fenomena alam biasa yang masih bisa dijelaskan dengan penjelasan-penjelasan ilmiah.
Demikian yang perlu saya sharing. Tidak usah merah kuping kalau tidak setuju dengan saya, karena hanya waktu yang bisa menjawab semua ini.

4. Tanesha - 25 Juni 2007

Kalau memang benar Selvin dan ibunya itu adalah nabi2 palsu, tetapi sepertinya saya belum pernah melihat atau mendengar ada ajaran sesat yang dilakukan atau disampaikan oleh Selvin atau ibunya. Mereka mengajarkan doa Bapa Kami, yang diajarkan oleh Yesus. mereka mengajak untuk menyanyikan lagu “Allah Kuasa Melakukan Segala Perkara”, dan mereka mengajak untuk membaca dan melakukan Efesus pasal 5. Bahkan mereka menolak untuk menerima pemberian uang dsbnya..

Jadi, menurut saya kita tidak boleh cepat2 berpikiran negatif. Karena jika memang Selvin dan Ibunya betul2 bukan seperti yang dipikirkan oleh pemikir2 negatif lainnya, itu artinya kita menghujat Tuhan.. Jadi lebih baik kita diam daripada salah bicara..

thanks.

5. gideon ch - 29 Juni 2007

Betul sekali. Jangan terlalu cepat menyimpulkan negatif atau sebaliknya mengukultuskan individu. Yang saya dengar bahwa di meko dan juga pada saat KKR di Rantepao, yang dihimbau adalah pertobatan dan bukannya mencari kesembuhan atau mujizat.

Iman yang benar membawa kepada pertobatan sejati atau kelahiran kembali. Jadi jika melalui peristiwa Meko dan Toraja, banyak orang yang lahir baru (misalnya sebelumnya suka saung-tangga’, tetapi berhenti, sebelumnya menjadi hamba rokok atau narkoba kemudian berhenti), maka tidak dapat dikatakan bahwa mujizat Meko dan Toraja adalah ajaran sesat.

sekian

6. Siagian - 23 Juli 2007

Yer. 14:14 Jawab TUHAN kepadaku: “Para nabi itu bernubuat palsu demi nama-Ku! Aku tidak mengutus mereka, tidak memerintahkan mereka dan tidak berfirman kepada mereka. Mereka menubuatkan kepadamu penglihatan bohong, ramalan kosong dan tipu rekaan hatinya sendiri.

7. Rende Batti - 27 Juli 2007

Saya bukanlah apa-apa, saya hanyalah anggota jemaat biasa sebuah Gereja kecil di Bekasi Timur, saya bukan pendukung/pengikut Selvin dan ibunya tapi saya adalah pengikut Yesus

Saya telah kembali dari desa Meko (12-16 Juni 07), desa yg sejuk dipinggiran danau Poso sungguh sebuah pemandangan yang indah dapat kita saksikan di Meko, jauh dari kebisingan kota dari Palu sekitar 340 km, sedangkan dari Makassar sekitar 700 km (sekiranya Tuhan menghendaki saya akan kembali ke sana) karena didorong oleh keinginan untuk mengalami dan menyaksikan lawatan Allah maka semua kendala yang ada kami kesampingkan, jarak dari Jakarta ke Makassar melewati jalan darat menuju Meko ataupun masalah biaya, itu tidak menjadi kalkulasi yang utama, itu sama sekali tidak boleh dihitung-hitung.
Sungguh luar biasa, menyaksikan apa yang pernah kami baca dalam Alkitab dapat kami saksikan di Meko melaui seorang anak kecil ; ”Yang buta bisa melihat, yang lumpuh bisa berjalan, dan banyak penyakit lain yang sudah disembuhkan”, sungguh sebuah perjalanan Rohani yang mengesankan, syukur itu terjadi pada jaman di mana saya ada.

Mengapa anak kecil yang dipilih ??
1. Sebagai orang Kristen, kita meyakini bahwa Allah itu transenden (diluar akal dan logika manusia) meski manusia itu sudah merasa ahli theologia sekalipun tidak akan pernah bisa menyelami apa maksud Tuhan secara keseluruhan ada bagian-bagian yang menjadi rahasia Tuhan, ingat Daud dipilih oleh Tuhan pada saat Daud masih sangat mudah, belum melalui proses apapun kecuali gembala pada hal yang dipimpin oleh Daud adalah umat pilihan Tuhan, kekuasaan dan kemauan Tuhan tidak dapat diganggu gugat oleh manusia manapun. Memang ada beberapa orang sebelum dipakai oleh Tuhan terlebih dahulu melalui proses tapi kan tidak semuanya harus berlaku sama, sekali lagi itu adalah otoritas Allah. Bukan seperti rumus karena A maka B, atau karena si A melalui proses maka si B juga harus demikian.
2. Anak kecil belum tahu apa-apa untuk dapat menyombongkan diri juga belum tahu komersil untuk sesuatu yang dicapainya, dan anak kecil adalah simbol kepolosan dan kesederhanaan sikap apa adanya ini sebenarnya tamparan buat orang yang terlalu merasa lebih rohani dari sesamanya (Pernah ada seorang pasien yang disembuhkan, hendak memberikan uang Rp 5 juta pada Selvin. Namun Selvin hanya mengambil Rp 1000 dan mengatakan, uang itu akan didermakannya untuk gereja di hari Minggu, Solusi SCTV 4 April 2007), di Meko tidak ada kantong persemahan yang dijalankan setiap kebaktian/sesion ibadah, yang ada hanya kerelaan untuk memberikan pada saat perpisahan Sabtu pagi.
3. Tuhan sering memperkenalkan Diri melalui hal-hal sederhana (1 Raja-Raja 19:11–13) bagaimana Tuhan menampakkan diri kepada Elia melalui angin sepoi-sepoi basa, bukan melalui Angin besar dan kuat, yang membelah gunung-gunung dan memecahkan bukit-bukit batu atau melalui gempa atau melalui api. Tuhan juga menyapa kita melalui wujud bayi Yesus dari keluarga yang sangat sederhana

Di Meko ada yang tidak sembuh bahkan ada yang meninggal ? …itu benar ; pada jaman Tuhan Yesus saja tidak setiap orang sakit yang berjumpa dengan Yesus serta merta disembuhkan bahkan pada jaman itu juga tetap ada yang meninggal, lalu apakah ini lantas akan merubah kepercayaan kita kepada Yesus?…. ingat Yesus datang tidak seperti yang diharapkan oleh orang Israel (gagah perkasa, pemberani dan mampu membebaskan mereka dari penjajahan bangsa Romawi pada masa itu) bahkan terakhir harus tergantung di kayu salib tanpa daya !!! lalu apakah ini juga harus membuat kita mundur ?

Mengapa Meko sebuah desa yang sederhana bukan istora atau hotel berbintang ??
Meko adalah bagian kecil dari kabupaten Poso desa yang sederhana di Meko juga pernah terjadi konflik horisontal antar umat beragama, yang ada di Meko Tuhan mengajarkan kepada manusia bagaimana saling berbagi, saling memaafkan dan saling menolong tanpa berpikir untung ruginya.
Lalu mengapa bukan di istora atau hotel berbintang? Supaya orang dari segala lapisan dapat merasakan jamahan dari Tuhan tersebut, saya juga mungkin akan kikuk semisal itu terjadi di hotel berbintang apa lagi orang-orang kampung yang sangat sederhana dengan sendal jepit penuh lumpur yang juga banyak datang ke sana, tempatnya sangat sederhana dari tenda-tenda plastik alas papan, kadang tercium bau pesing yg menyengat, semua orang dari berbagai lapisan berbaur jadi satu, hal yang tidak mungkin terlihat jika sekiranya itu terjadi ditempat yang mewah.

Berdoa menurut keyakinan masing-masing dan saya akan pimpin dalam doa Bapa Kami ? itu juga benar.
Ini sangat jelas!!! Manusia diberi kebebasan untuk memilih, karena di Meko tidak ada sistem doktrin bahwa orang harus jadi Kristen terlebih dahulu baru bisa disembuhkan, di Meko yang ditekankan adalah bagaimana meyakini adanya Tuhan, disisi lain saya yakin yang bekerja di Meko adalah Tuhan yang kita sembah, setiap orang yang ke sana diperlihatkan bagaimana kuasa Tuhan yang kita sembah itu bekerja secara dasyat!!! Sungguh hanya dengan puji-pujian, orang dari keyakinan lain tetap diingatkan bahwa yang menyembuhkan mereka adalah Tuhan tinggal bagaimana manusia itu memahami Tuhan yang mana yang menyembuhkan mereka (meskipun itu dibahasakan sesuai dengan keyakinan mereka tetapi tetap ”hanya ada satu Tuhan”)
Terjemahan Alkitab sendiri untuk Tuhan menyesuaikan dengan bahasa lokal/setempat, disebut apa ”Yang Maha Kuasa / Yang Mulia” pada daerah tersebut, itu yang diikuti untuk terjemahan Tuhan, (di Meko tidak dikatakan Allah kita sama) sekali lagi tinggal manusianya memahami Tuhan yang mana yang telah menyembuhkannya dan Tuhan mana yang harus disembah, apakah Tuhan dari orang yang telah mendoakannya, ataukah Tuhan yang dia sapa lewat doanya sendiri.
(Bandingkan 2 Raja-raja 5 : 18 ; Dan kiranya TUHAN mengampuni hambamu ini dalam perkara yang berikut: Apabila tuanku masuk ke kuil Rimon untuk sujud menyembah di sana, dan aku menjadi pengapitnya, sehingga aku harus ikut sujud menyembah dalam kuil Rimon itu, kiranya TUHAN mengampuni hambamu ini dalam hal itu.”) disini juga jelas saat Naaman ikut sujud menyembah dalam kuil Rimon namun hatinya tetap kepada TUHAN, apa ini akan dilihat sebagai kemunafikan? Ataukah pembelotan? Yang pasti pada ayat 19 tertulis : Maka berkatalah Elisa kepadanya: “Pergilah dengan selamat!” Setelah Naaman berjalan tidak berapa jauh dari padanya.

Ingat sejak awal penciptaan alam di dalam taman Eden ; Tuhan menghadirkan pohon pengetahuan baik dan jahat, ini jelas kepada kita bahwa dari awal manusia diberikan kebebasan untuk memilih, tentunya memilih dengan segala konsekuensi, dan ini bukan berarti Allah membiarkan manusia untuk jatuh ke dalam dosa, itu kita yakini bersama.
Mungkin saja kalau di Meko diisi dengan banyak khotbah maka orang dari keyakinan lain akan merasa didoktrin bahkan mungkin ada yang akan mengatakan ”memanfaatkan kesempatan untuk kristenisasi” , ini kan fatal. Untuk kasus ini saya yakin Tuhan sudah berencana dari awal.

Puji Tuhan peristiwa Meko membawa banyak perubahan drastis, banyak orang dengan sendirinya rajin ke Gereja pada hari minggu, banyak meninggalkan kebiasaan buruk, lebih dasyat lagi banyak orang yang kembali dari Meko menyerahkan diri untuk dibaptis, lalu apakah ini tidak akan anggap sebagai pekerjaan Roh Kudus? Tinggal bagaimana pihak Gereja me-”manage” hal ini sehingga orang tidak lagi menjadi kendor atau malah bahkan mundur.

Yang terakhir : di Meko hanyalah berdoa, baca firman dan menyanyi Lagu Rohani tanpa iringan musik sama sekali, ya hanya dengan tepuk tangan semuanya dengan penuh kesederhanaan. Orang tidak dipaksakan untuk mengucapkan ”bahasa roh”, basa yang sebenarnya tidak dimengerti oleh diri sendiri dan juga tidak dapat dimengerti oleh orang lain, yang ada bagaimana orang menangkap pesan yang disampaikan lewat pujian, doa dan pembacaan yang mereka dengar!!!
Jangan mempermainkan keyakinan dengan logika manusia yang sebenarnya sangat terbatas, yang penting mau menerima kuasa Tuhan dengan segala kepolosan tanpa harus berlogika tetapi hanya dengan iman, karena jika secara logika manusia kematian dan kebangkitan Yesus-pun tidak akan pernah terjangkau oleh logika.

Untuk rekan yang hanya mendebat lewat internet dan email, saya mohon jangan mendebat dulu sebelum anda melihat langsung apa yang terjadi di Meko, kalau menurut anda itu aliran sesat ; katakan kepada orang yang hadir di Meko bahwa itu aliran sesat, biar mereka balik ke jalan yg menurut anda benar, karena sampai saat ini setiap minggu orang masih tetap datang ke Meko.

rende@batti@yahoo.com

8. Franky - 30 Juli 2007

Amin, Puji Tuhan sebab hanya Dialah yang seharusnya disembah

9. ARUEISAN - 18 September 2007

Haleluya prise the Lord, Tuhan kita Yesus Kristus Ajaib selamanya, kalau selama ini mungkin begitu banyak orang yang bingung terutama dari sdr seberang(non Kristen) yang memepertanyakan Siapa, mengapa umat Kristiani sembah Yesus,bagaimana sehingga Yesus disebut Tuhannya Orang Kristen, maka tidak perlu diragukan lagi, inilah jawabannya melakukan mujizat dimana-mana,dan memekai orang-orang pilihanNya, mengapa bukan hanya orang Kristen yang Dia pakai spt di Bitung? supaya dunia tahu,bahwa Nama Yesus Nama diatas segala Nama yang penuh kuasa, dan tidak ada seorang nabi dari manapun seperti Dia, I love you so much my Jesus,Dan pakai terus siapa yang Engkau mau pakai. God with us always.Aruisan.USA

10. forsen - 20 September 2007

Bagi saya tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, yang sesat bukanlah ajaran atau peristiwa meko melainkan seperti apa orang melihatnya, kalau dalam kasus meko Yesuslah yang dibanggakan karna adanya mujizat itu saya pikir itu tidak sesat, dan sebaliknya kalau dalam kasus meko si Dokter Kecil yang dimuliakan, maka orang itulah yang sesat. Jadi mari melihat dengan iman, dan Yesus satu-satunya yang layak dimuliakan.. Amin.

11. goberth saroenggallo - 1 Oktober 2007

saya pernah ke meko dan sungguh luar biasa mukjijat yang saya lihat dengan mata kepala saya sendiri.
tuhan telah mnegirimkan karunianya kepada dokter kecil sungguh ajaib kuasanya. bahwa yesus adlah raja dari segala raja dan yang maha baik.
amin……..!!!!!

12. Reynold - 1 Oktober 2007

Saya saat ini tinggal & bekerja di Poso (sekitar 70km dari desa Meko). Saat ini saya bekerja sebagai seorang teknisi di PT. Telkom Poso yang wilayah operasionalnya meliputi kabupaten Poso, Morowali & Tojo Una-una. Salah satu perangkat Telkom yang saya operasionalkan terletak di desa Buyum Pondoli (sektar 5km dari desa Meko). Sebulan sekali saya ke desa Buyum Pondoli untuk maintenance perangkat atau setiap saat bila terjadi gangguan perangkat Telkom disana.

Mungkin aneh bagi sebagian teman-teman disini karena saya sampai hari ini belum pernah ke desa Meko setelah munculnya fenomena Meko. Dulu sebelum munculnya fenomena Meko saya pernah lewat di desa Meko, itupun tidak singgah.

Saya sudah mendengar banyak cerita tentang fenomena di desa Meko. Ada yang bilang disana banyak terjadi mukjizat, ada yang bilang biasa-biasa saja tidak ada yang spesial, ada yang bilang dia sembuh, ada yang bilang belum sembuh, bahkan ada sebagian cerita yang beredar bahwa dokter kecil adalah nabi palsu.

Saya tidak akan berkomentar tentang perkataan orang-orang tersebut atau apa yang saya lihat (karena saya juga belum pernah kesana). Saya hanya akan menyampaikan apa yang saya rasa benar (semoga Yesus membimbingku. Amin).

1. Saya yakin Yesus bisa memakai siapa saja. Anda, saya, dokter kecil itu semua bisa dipakai oleh Yesus untuk kemuliaan namaNya.
2. Mukjizat bisa terjadi dimana saja. Tidak mesti di Meko, dimanapun itu mukjizat bisa terjadi.
3. Bahwa hanya Yesus lah yang patut disembah. Jika Yesus memakai seseorang janganlah hati kita terpaut pada orang itu tetapi muliakanlah Yesus dan mengucap syukurlah padaNya.
4. Iman adalah awal dari segala Mukjizat. Jika kita mengimaniNya maka mukjizat itu akan nyata disetiap saat bahkan saat orang lain melihatnya sebagai suatu yang kebetulan atau biasa-biasa saja.
5. Firman Tuhan adalah ajaran kebenaran. Bahwa apapun yang tidak berpegang pada Firman Tuhan adalah sesat. Mintalah pada Yesus agar Roh Kudus menyertaimu selalu agar dapat membedakan kebenaran Firman Tuhan dan yang sesat.
6. Sembuh? Puji Tuhan Yesus! Tidak sembuh? Tuhan Yesus punya rencana lain! Tetaplah berdoa, sesuatu pasti terjadi!
7. Iman yang terus bertumbuh kepada Yesus itulah karunia terbesar. Bukankah 10 tula yang Tuhan berikan kepada bangsa Mesir yang disaksikan langsung oleh bangsa Israel tidak memberikan pertumbuhan iman kepada kedua bangsa tersebut? Bangsa Mesir tetap tidak menyembah Allah bangsa Israel dan bangsa Israel tetap jatuh kepada penyembahan berhala. Justru saat kita tidak melihat semua peristiwa itu secara langsung dan hanya membacanya dari Alkitab, hal itu mampu menumbuhkan iman kita.

Tips tentang fenomena Meko
1. Mungkin dokter kecil itu benar-benar dipakai oleh Yesus sebab itu bisa saja terjadi. Ingat bahwa iblis tidak akan tinggal diam melihat kebenaran terjadi, di Meko ajaran sesat bisa saja menyusupinya. Mintalah kepada Yesus agar bisa membedakan orang yang dipakaiNya dan yang tidak. Mintalah kepada Yesus agar bisa membedakan ajaran yang benar dan yang sesat.
2. Jika dokter kecil itu memang benar dipakai Yesus, muliakanlah Yesus jangan yang lain! Tidak juga dokter kecil itu!
3. Jika belum sempat ke Meko jangan berkecil hati sebab Yesus akan mengunjungimu. Dia bisa mengadakan mukjizat di tempatmu. Tetaplah berdoa.
4. Tuhan selalu punya rencana dalam hidup kita, serahkanlah segalanya kepadaNya. Anda sembuh atau tidak sembuh tetaplah mengucap syukur!
5. Puji Tuhan jika anda berkesempatan melihat atau bahkan mengalami suatu mukjizat di Meko. Tetapi yang terpenting daripada itu adalah bagaimana kita dapat bertumbuh dalam iman kepada Yesus Kristus Tuhan kita. Amin.

Semoga Tuhan memberkati kita semua.

13. Kris - 26 Oktober 2007

Yesus saja ketika membuat mijizat masih banyak yang menyangsikannya, bahkan oleh orang yang hidup di zamannya yang kemungkinan bahkan sempat melihat dengan mata kepala sendiri. Mereka bilang bahwa itu dari kuasa jahat dll.

So saya setuju, adalah hak setiap orang untuk percaya atau tidak, tapi yang namanya mujizat memang sulit digambarkan dengan nalar.

Dari buahnyalah kita akan tahu apakah itu dari Tuhan atau dari kuasa yang lain.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: