jump to navigation

Gerakan Pembaharuan Kristen dan Mujizat Illahi 17 Juni 2007

Posted by garinps in Renungan.
trackback

Markus 16:17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,
Markus 16:18 mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”

=============>>

Saat ini (Tahun 2007) di Tanah Toraja, dan Tanah Pamona telah terjadi gerakan pembaharuan rohani. Dikatakan gerakan pembaruan rohani, karena dimana-mana orang selalu mengadakan aktivitas rohani setelah kembali dari kunjungan rohani ke desa Meko. Dimana-mana orang bercerita tentang mujizat yang dialaminya, dialami sanak saudaranya maupun kawan-kawannya. Orang-orang berhenti untuk mengadakan sabung ayam, orang-orang berhenti berjudi, berdukun, berpesta kematian sebab mereka telah melihat tangan Tuhan bekerja seperti pada saat Ia hadir di tanah Palestina 2000 tahun lalu. Tuhan telah menyadarkan perilaku tidak sehat yang selama ini dikerjakan, bahkan selama ini gereja seolah-olah tidak berdaya dengan praktek kehidupan yang tidak sehat. Apa yang menyebabkan Gereja tidak “berdaya” selama ini, sehingga tidak ada kuasa untuk mengingatkan, menegur bahkan tidak ada kuasa untuk menyembuhkan seperti di Meko, Tentena dan Madidi, Bitung. Para pendeta nampaknya seperti tidak berdaya, seolah-olah mandat “Dalam Nama Yesus” hanyalah sebuah pernyataan yang tidak mengandung kuasa seperti yang dipesankan oleh Tuhan Yesus. Inilah yang mungkin menjadi pergumulan para pendeta Gereja , “mengapa kami tidak memiliki kuasa”.

Pertanyaan ini diajukan, karena Tuhan telah berjanji tanda-tanda orang percaya adalah mengusir setan dalam nama-Nya, menyembuhkan orang dalam nama-Nya, bahkan racun tidak berkuasa atas mereka, adakah sesuatu yang hilang sehingga tidak ada kuasa atas murid-murid-Nya di Tanah Toraja, maupun di Tanah Pamona. Semua bertanya-tanya, adakah sesuatu yang hilang sehingga kami tidak memiliki kuasa. Adakah sesuatu yang hilang sehingga para pendeta, para majelis jemaat, para jemaat tidak disertai kuasa itu. Tuhan Yesus pernah berjanji kepada semua orang yang percaya kepada-Nya bahwa mereka akan memiliki kuasa dalam nama-Nya untuk melakukan perkara-perkara yang besar, tetapi mengapa kami tidak memiliki kuasa tersebut.
Pertanyaan ini harus dikembalikan ke dalam alkitab sendiri, agar pencarian kita menjadi sempurna. Sebab jika kita mencari dengan logika berpikir, mungkin kita akan tersesat dengan pemikiran kita. Didalam catatan Alkitab ada beberapa syarat menjadi pengikut kristus / orang percaya antara lain tertulis pada ayat berikut :

Matius 16:24. Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku…”
Dari bacaan diatas kita bisa memilah syarat menjadi murid/pengikut Kristus, terdapat 3(tiga) syarat menjadi pengikut Tuhan Yesus, yaitu menyangkal diri, memikul salib dan mengikut Dia. Ketiga syarat ini adalah syarat yang tidak bisa lepas satu dengan yang lain, atau dengan lain perkataan jika salah satu syarat sudah dilengkapi maka syarat lainnya dapat menyusul. Ketiga-tiganya harus kita laksanakan secara utuh dalam kehidupan kita, seperti kata Tuhan Yesus “Ia harus…..”

Menyangkal diri berarti kehidupan kita adalah kehidupan baru bersama Kristus. Kematian dan kebangkitan Kristus menandakan bahwa Ia telah membayar lunas beban dosa yang seharusnya kita tanggung (dosa kecil, dosa besar) sehingga jika diperhitungkan kembali hidup kita adalah hidup sebagai manusia yang baru (Fitri). Kita adalah manusia baru, baru didalam Kristus. Secara fisik mungkin kita tidak melihat perubahan tampilan yang berarti, tetapi marilah kita imani bersama bahwa kita adalah manusia baru didalam Kristus, seperti kertas putih yang goresannya telah dihapuskan oleh Dia dengan darah-Nya yang kudus. Sehingga saat ini seharusnya kita tidak lagi bertindak / berbuat yang jahat dan tidak berkenan dihadapan-Nya. Kehidupan kita telah dibayar sangat mahal oleh darah Kristus, sehingga tubuh dan kehidupan kita saat ini adalah milik Kristus. Konsekwensi dari kehidupan baru tersebut adalah ROH KUDUS akan hadir dalam kehidupan kita. Tidak mungkin Roh Kudus hadir didalam kehidupan kita jika tubuh kita kotor dengan lumuran dosa, sehingga penyangkalan diri haruslah disadari sebagai bagian dari rencana Allah untuk menghadirkan ROH KEHIDUPAN, sebab sebelum mengalami hidup baru kita adalah orang hukuman yang menunggu masa penghukuman, tetapi dengan Kristus kita hidup kembali bersama-sama Dia, dan mari di amini bersama bahwa ROH KUDUS telah bersemayam didalam kehidupan kita.
Syarat kedua adalah memikul salibnya. Beban salib adalah beban dan tanggung jawab yang harus kita pikul sebagai seorang pengikut Kristus. Setiap orang yang mengikut kristus pastilah merasakan beban salib-nya masing-masing, sebab salib utamanya telah dipikul oleh Tuhan Yesus. Warga gereja harus mampu memikul salibnya masing-masing sebagai akibat pengakuan percaya kepada Yesus. Mungkin pada satu saat kita diperlakukan tidak adil oleh negara maupun rekan sekerja karena kita mengikut Tuhan Yesus. Kita juga harus mengalami pergumulan atas kehidupan keluarga itulah beban yang menjadi pergumulan semua.

Syarat yang ketiga adalah mengikut Dia. Mengikut Tuhan Yesus berarti kita taat dan setia mengikuti apa yang menjadi perintah / firman-Nya. Kita harus berhati-hati jika mendengar pengajaran-pengajaran yang cukup banyak, bahkan indah-indah seperti hiburan yang menjamur pada saat ini, sebab cukup banyak orang Kristen yang tersesat dengan berbagai penafsiran yang mungkin menyesatkan, seolah-olah kita mengikut Dia tetapi ternyata kita telah di arahkan ke neraka. Telah banyak pengajaran sesat, untuk itu marilah kita menguji roh yang ada, kemudian marilah kita melihat buah dari hasil pertobatan. Dari sinilah kita bisa mengenal apakah itu berasal dari Tuhan ataukah berasal dari roh penyesat. Sebab buah-buah kebenaran hasilnya tetap, utuh dan terpelihara.
Sehingga jika pertanyaan “mengapa kami tidak memiliki kuasa dalam nama-Nya”, pastikan apakah syarat menjadi murid Tuhan ada pada kita, ataukah sebenarnya kita telah cukup lama menerima pengajaran nabi palsu. Didalam pengajaran Nabi palsu bisa saja seolah-olah seseorang telah hidup baru dan  memikul salibnya, tetapi yang menjadi pertanyaan apakah kita sudah mengikut Tuhan Yesus ataukah tersesat mengikut pengajar sesat atau nabi palsu. Itulah sebabnya peranan ROH KUDUS didalam hidup murid Tuhan Yesus sangat penting, sebab Ia (ROH KUDUS) akan mengajarkan apa yang diajarkan oleh Bapa kepada kita semua, sehingga tanpa ROH KUDUS seorang tidak mungkin berbuat apa-apa. Kita tidak mungkin menjalani kehidupan ini tanpa bimbingan-Nya, dan tanpa ROH KUDUS sebenarnya hidup kita adalah mati, sebab Tuhan Yesus memperlengkapi setiap murid-Nya dengan meminta Bapa mengirimkan Roh yang mendampingi mereka dalam menjalani kehidupan setiap harinya.

Ibarat seorang murid sekolah, persyaratan utama seorang murid adalah mengikuti peraturan yang berlaku di sekolah, selalu menggunakan uniform (seragam) sekolah tidak boleh menggunakan pakaian mewah atau pakaian lain selain seragam sekolah dan segala konseksensi dalam proses pendidikan haruslah diikuti dengan baik. Jika tidak taat dalam peraturan sekolah tentulah seorang murid dalam proses pendidikan akan menyimpang, dan pada akhirnya gagal atau tidak lulus. Demikian halnya menjadi murid Tuhan Yesus, persyaratannya sangat ketat, harus menanggalkan kehidupan lalu yang sesat, harus memikul salibnya dan harus mengikut Dia.

Untuk itu marilah kita selalu membaca / mendengar  dan merenungkan Firman Tuhan dengan memohon bimbingan Roh Kudus, sebab hanya dengan membaca / mendengar dan merenungkan firman Tuhan kita dimampukan memahami kehendak-Nya dan menjadi pengikut-Nya. Sebab bagaimana mungkin kita mengikut Yesus, tetapi firman-Nya tidak pernah kita baca dan renungkan apalagi diterapkan didalam kehidupan pribadi maupun keluarga, itulah sebabnya mengikut Dia dasarnya mentaati apa yang dikehendakinya melalui pemahaman Firman yang terdapat didalam Alkitab. Sebagai catatan peringatan bagi kita semua untuk waspada sebab di akhir zaman sekarang ini banyak penyesatan yang telah dan akan terjadi, yang berusaha mengarahkan kita ke jalan yang salah, sehingga apabila kita tidak setia kepada-Nya maka kita akan disesatkan. Sebagai penutup mari kita membaca ayat firman Tuhan
Yohanes 14:15. “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
Yohanes 14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
Yohanes 14:17 yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

Kiranya Tuhan akan memperlengkapi dan memperteguh iman kita semua dengan kasih dan damai sejahtera-Nya, Amin.

Palu, 16 Juni 2007

Komentar»

1. David - 24 Juni 2007

Tulisannya sangat memberkati. Salam Kenal, syalom.
Gbu

2. gideon ch. - 28 Juni 2007

Saya setuju sekali bahwa untuk dapat membuat perubahan, kita harus mengubah diri kita sendiri yang mana mustahil kita lakukan sendiri. Hanya dengan kuasa kebangkitan Kristus dan pimpinan Roh Kudus, kita dapat berubah.
Untuk dapat berubah, paling tidak ada 3 hal yang harus kita lakukan:

1. Percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat kita yang sering kita ucapkan dengan kata “Iman”. Iman yang benar bukan sekedar percaya, tetapi disertai dengan “ketaatan” sepenuh hati.

2. Menyadari, menyesali, mengakui, membenci dan berbalik dari segala dosa-dosa kita. Kehidupan Kristen yang hanya percaya kepada Tuhan Yesus dan kuasaNya, tanpa disertai pertobatan akan menghasilkan orang Kristen berjiwa batu, yang tidak menghasilkan buah.

3. Hidup di dalam pimpinan Roh Kudus. Ketika jiwa kita dilahirkan kembali, daging kita tetap memiliki kelemahan. Oleh karena itu, kita perlu Roh Kudus bekerja dalam hati dan pikiran kita, setiap saat.

Tuhan memberkati.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: