jump to navigation

Mujizat itu Nyata – Kesaksian Keluarga Ferry Silalahi 25 April 2007

Posted by garinps in Kesaksian.
trackback

Luar biasa indahnya pertemuan ini, dan ini dapat menjadi hadiah paskah Tahun 2007 bagi warga Poso serta Sulawesi Tengah.

Liputan6.com, Jakarta: Pihak keluarga Jaksa Muda Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Ferry Silalahi bertemu dengan Haris, pelaku penembakan. Istri almarhum, Julia dan Haris saling bersalaman serta memaafkan atas peristiwa yang telah terjadi. “Saya merasa kita orang yang berdosa kenapa tidak saling memaafkan,” kata Julia dalam dialog Liputan 6 Petang, Selasa (24/4).

Menurut Julia, bertemu dengan pembunuh suaminya adalah sebuah anugerah terbesar dari Tuhan. Sebab sejak sang suami meninggal pada 2004, pikiran ibu dua anak ini selalu dipenuhi keinginan untuk bertemu dengan Haris. “Ketika dikabarkan dia [Haris] ada di Mabes [Porli], saya langsung menemui dia, tidak ada paksaan sama sekali,” ujar perempuan ini.

Lebih jauh Julia mengatakan, tak ada dendam sedikit pun terhadap lelaki yang telah menghilangkan nyawa suaminya. Pasalnya yang berhak menghakimi pelaku adalah Tuhan. Namun demikian, Julia meminta agar hukum tetap ditegakkan seadil-adilnya. “Proses hukum saya serahkan pada pemerintah,” ungkap perempuan berkaca mata ini.

Julia berharap moment ini dapat menjadi tonggak terciptanya perdamaian di Poso. Harapan saya juga diutarakan Haris. “Dengan kasih yang mengalir ini semoga Poso menjadi damai,” ujar Julia menirukan ucapan Haris. Selain itu menurut Julia, perbedaan bukan suatu penghalang untuk hidup rukun. “Tuhan menciptakan kita untuk saling damai,” kata Julia.

Penembakan Jaksa Ferry terjadi di palu 2004. Korban bersama istri ditembak sekelompok orang, di antaranya Haris. Dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran. Haris yang divonis 15 tahun penjara menyatakan penyesalannya. “Ini adalah kesalahan terbesar yang saya lakukan. Saya telah mencabut nyawa orang lain” kata dia.

Selain terlibat kasus penembakan Jaksa Ferry, Haris juga terlibat berbagai kekerasan di Poso. Di antaranya kasus mutilasi tiga siswi sekolah menengah atas pengeboman di Pasar Tentena. Haris juga disangka terlibat kasus pembunuhan Pendeta Susianti Tinulele

Komentar»

1. Jesco Siahaan - 16 Juni 2007

Ferry Silalahi, senior saya di fakultas hukum UI.
Selamat bang, abang sudah menegakkan hukum dengan baik. doakan bang kiranya penerus2 abang memiliki jiwa dan hati seperti abang.
trima kasih atas teladan abang.
salut sekali kepada usteri bang Ferry, may Jesus bless u and fam.
kasih memang memaafkan,,,

2. Hotman Silalahi - 15 Agustus 2007

Bagaimana mungkin bisa memaafkan orang yang membunuh orang yang kita cintai, tapi bila kasih yang berbicara maka yang mustahil bisa menjadi kenyataan.

3. Bondan - 16 Agustus 2007

Amin amin

4. Kris - 26 Oktober 2007

Disaat banyak orang menganggap bahwa apa yang diajarkan Yesus tentang mengasihi munsuh itu suatu kebodohan dn kemustahilan, peristiwa ini menjadi satu lagi bukti bahwa firman Tuhan tentang ditampar pipi kanan beri pipi kiri itu nyata-nyata bisa dilakukan.

karena akan tinggal tiga hal ini yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang terbesar diantaranya ialan kasih.

GBU

5. Polman Silalahi - 6 September 2008

saya sungguh terkejut ketika seorang istri lebih mengutamakan kasih tak terkecuali untuk orang di sekitarnya.
Berjuang terus dengan penuh iman….

Haleluya!

6. Nancy Silalahi - 25 Oktober 2008

Salah seorang inspirator saya.

sungguh raga abang telah tiada, tapi nilai yang abang tinggalkan- itu tak kan pernah tiada sekalipun dihantam berondongan peluru peluru panas.

seorang, yang menganggumi abang,
semoga Tuhan memebrkati keluarga abang,

7. listrarahel - 28 April 2012

Luar biasa kasih Tuhan… Tuhan Yesus memberkati ibu Julia & Keluarga.
Amien..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: